Thursday, January 10, 2019

TKN: Visi-Misi Prabowo-Sandi Tak Jelas dan Menjiplak



Jurnalpolitik.id - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menyindir menyindir pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi yang kerapkali merevisi visi-misi sebelum mengumpulkannya ke KPU, atau sebelum digelarnya debat perdana capres-cawapres.

“Visi nggak boleh semudah mengecat rumah,” kata Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Abdul Kadir Karding dalam keterangan tertulis, pada Kamis (10/1/2019).

BACA JUGABerubah dari “Adil Makmur” ke “Indonesia Menang”, Inilah Visi-Misi Baru Prabowo-Sandi

Politikus PKB itu menuding yang dilakukan kubu Prabowo-Sandi adalah sebuah gambaran ketidakjelasan visi-misi yang akan disampaikan ke hadapan publik, sehingga melakukan revisi berulangkali sebelum disetor ke KPU.

“Bahwa itu menandakan mereka tidak memiliki visi-misi yang jelas. Kalau berubah dengan mudah dan banyak jiplaknya, dapat dikatakan mereka tidak memiliki visi yang jelas,” ujar Karding.

Karding menyebut bahwa tagline edisi revisi Prabowo-Sandi merupakan hasil jiplakan dari tagline Jokowi-Ma’ruf.

Sebelumnya, memang dikabarkan bahwa Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi melakukan revisi visi-misi dengan alasan menyempurnakan apa yang dikehendaki oleh Prabowo-Sandi.

“Setelah dibaca Pak Prabowo dan Bang Sandi, beliau melakukan revisi-revisi lagi, mendalami, kemudian ide-ide itu dituangkan tim dalam visi-misi ini,” ujar Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangannya.

Menurut Danhil, upaya revisi yang dilakukan oleh timses meliputi beberapa aspek, diantaranya ialah desain, aksi, dan diksi agar masyarakat memahami secara konkret pesan yang disampaikan Prabowo-Sandi.

BACA JUGAAmien Rais: Pokoknya Pak Jokowi Insya Allah Kalah

“Pertama, ada editing dalam tata bahasa supaya mudah dipahami masyarakat. Kedua, ada tambahan-tambahan di aksi dan program supaya lebih detail. Ketiga, desain supaya lebih eye catching, supaya ada nilai estetikanya. Agar masyarakat bisa mendapatkan pesan yang lebih konkret,” imbuhnya.

Danhil menyebut revisi visi-misi yang dilakukan oleh tim Prabowo-Sandi hanya sekitar seminggu.

“Ketika Pak Prabowo minta direvisi dan menyampaikan buah pikirannya yang penting, itu ya sebentar, hanya sekitar seminggu. Kemudian direvisi teman-teman di litbang,” pungkasnya.

BPN menyetor visi-misi ke KPU seminggu sebelum digelarnya debat perdana capres-cawapres. Sebelumnya, visi-misi kubu lawan petahana ini hanya berjumlah 13 halaman, namun setelah diubah menjadi 35 halaman termasuk cover. Dan tagline terbarunya ialah ‘Indonesia Menang’.
close