Friday, January 4, 2019

Fadli Zon: Mobil Esemka Harusnya Jadi Monumen Kebohongan Nasional

Foto: Dok. Twitter Fadli Zon
Jurnalpolitik.id - Wakil Ketua Partai Gerindra Fadli Zon angkat suara soal Kebohongan Award yang dibuat Partai Solidaritas Indonesia atau PSI untuk Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

"Yang bohong itu kita coba lihat siapa? Mobil esemka, itu mobil harus menjadi monumen kebohongan nasional," kata Fadli kawasan Jalan H. R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/1/2018).

BACA JUGAPSI Beri 'Kebohongan Award' untuk Prabowo, Sandiaga dan Andi Arief

Menurut Fadli, yang lebih pantas diberi predikat pembohong ialah pemimpin periode 2014.

"Kalau mau lihat kebohongan harus lihat yang memberi dampak kepada kebijakan untuk rakyat Indonesia itu namanya kebohongan, janji-janji seorang pemimpin di 2014 yang tidak ditepati itu lah," kata Fadli.

Soal penghargaan yang dikirimkan PSI kepada Prabowo - Sandiaga, Fadli enggan menanggapinya sebagai hal yang penting. Dirinya menegaskan bahwa pihak Prabowo - Sandiaga akan fokus memenangkan Pemilu 2019 dan enggan menanggapi sensasi.

Bahkan Fadli berpesan kepada PSI agar lebih fokus kepada pemenangan di Pemilihan Legislatif 2019 dan bisa membuktikan kalau PSI bisa lolos masuk ke parlemen.

"Nggak penting lah mau cari sensasi kayak begitu, mereka bertarung saja dulu dapatkan dukungan masyarakat," kata Fadli.

BACA JUGADemokrat Tunggu Intruksi Andi Arief untuk Laporkan PSI ke Polisi

Fadli juga merasa tidak perlu menanggapi PSI. Bahkan dia menilai partai yang diketuai Grace Natalie itu juga tidak pantas untuk dilaporkan.

"Enggak penting lah mau cari sensasi kayak begitu, mereka bertarung aja dulu dapatkan dukungan masyarakat. Dilaporkan pun nggak pantas menurut saya," jelas Fadli.

Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mendapatkan penghargaan Kebohongan Award Awal Tahun 2019. Penghargaan itu dikirimkan ke Prabowo - Sandiaga dengan menggunakan jasa ojek online.

Kebohongan Award ini diberikan partai pendukung Jokowi - Maruf Amin, PSI. Kebohongan Award ini sindiran karena tim Prabowo Sandiaga dinilai sering melontarkan kabar bohong atau hoaks.

BACA JUGASoal 'Kebohongan Award', Tim Prabowo: PSI Alay Politik

"Awal tahun 2019 kita sudah diserang tsunami hoaks, maka sekarang kami perlu memberikan Kebohongan Award kepada tiga orang 'produser hoaks' di negeri ini sebagai pengingat untuk kita bersama bahwa ini berbahaya, kebohongan yang luar biasa, maka kami sebut ini bencana, tsunami hoaks," kata Sekjen PSI Raja Juli Antony.


close