Monday, January 7, 2019

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ketua DPRD Jambi Merasa Jadi Korban KPK


Jurnalpolitik.id - Ketua DPRD Jambi Cornelis Buston, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka suap RAPBD, mengaku menjadi korban KPK. Cornelis juga meminta doa yang baik untuknya pribadi agar dapat kuat dalam menghadapi kasus itu.

Kasus ini sebelumnya menjerat Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola dan beberapa bawahannya. Kali ini, KPK terus mengembangkan kasus suap ABPD Jambi itu hingga penetapan sejumlah anggota DPRD termasuk Cornelis Buston yang merupakan politisi Partai Demokrat.

Permintaan maaf itu disampaikannya di akhir Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka Hari Ulang tahun (HUT) ke-62 Provinsi Jambi, Senin (7/1/2019).

BACA JUGAIni Rincian Penggunaan Uang Gratifikasi Zumi Zola, dari Urusan Politik hingga Ibadah

"Kita memohon maaf selaku pimpinan dan anggota atas apa yang terjadi, biarlah kami menjadi korban untuk kemajuan Provinsi Jambi. Doakan saya kuat dan baik-baik saja,'' kata Cornelis

Ketua DPRD Jambi itu juga mengaku belum mengetahui kapan dia akan dipanggil kembali oleh KPK atas kasus yang menimpanya dan 11 Dewan Jambi. Ia hanya pasrah dan menyerahkan semua proses hukum yang sedang berjalan.

"Saya sebagai orang yang ditetapkan menjadi tersangka, maka saya menerima itu. Dan kita hormati proses yang ada,'' ujarnya.

Sidang Paripurna Istimewa tersebut juga dihadiri seluruh bupati/wali kota se-Provinsi Jambi, anggota DPR RI dan DPD RI dan tokoh Jambi yang berkiprah di tingkat nasional. Ruang sidang terlihat dipadati undangan, dimana panitia menyiapkan sebanyak 2.000 undangan.

BACA JUGAKasus Zumi Zola: KPK Tetapkan Seluruh Pimpinan DPRD Jambi Jadi Tersangka

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 12 anggota DPRD Provinsi Jambi sebagai tersangka dalam kasus suap pengesahan APBD Provinsi Jambi 2018, salah satunya Cornelis Buston.

Penetapan tersangka tersebut disampaikan langsung Ketua KPK Agus Rahardjo dalam konfrensi pers di gedung KPK, pada Jumat 28 Desember 2018.
close