Thursday, January 3, 2019

Anies Akan Laporkan Sebuah Media ke Dewan Pers

Gubernur DKI Anies Baswedan (FOTO: Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jurnalpolitik.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan berencana melaporkan sebuah media ke Dewan Pers terkait pemberitaan soal pemilihan kursi calon Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno.

Dalam berita tersebut, disampaikan bahwa Anies telah mengirimkan surat ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar proses pemilihan Wakil Gubernur DKI dilakukan setelah pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Berita tersebut juga menyertakan tanggapan dari Soni Sumarsono selaku Dirjen Otonomi Daerah (Otda) dan mantan Plt Gubernur Jakarta.

Baca JugaSoal Munculnya Busa Di Kali Item, Anies Salahkan Warga

Anies mengatakan, dirinya sama sekali tidak pernah mengirimkan surat ke Mendagri yang isinya meminta proses pemilihan wagub DKI dihentikan sementara hingga Pilpres 2019 selesai.

Untuk itu, Anies akan melaporkan media tersebut ke Dewan Pers guna memprotes pemberitaan tersebut.

"Enggak ada [surat tersebut]. Kami akan mengirim surat kepada Dewan Pers, memprotes berita hoaks itu, karena tidak ada dasarnya itu," ucap Anies di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis 3 Januari 2018.

Sebenarnya, ujar Anies, ia tidak pernah melarang media manapun untuk memberitakan sesuatu. Hanya saja, Anies menghimbau media untuk membuat berita sesuai fakta.

"Jadi silakan menulis, tapi tolong jangan nulis fiksi, apalagi fitnah. Tulis fakta saja," kata Anies.

"Itu fiksi itu," ungkap Anies menambahkan.

Baca JugaPrabowo: Slang Cuci Darah di RSCM Dipakai 40 Orang

Menurut informasi, berita yang diprotes Anies di media itu berjudul “Anies Ingin Pemilihan Wagub Dilakukan Pasca Pilpres?”

Dalam berita tersebut tertulis: “Isu yang beredar Anies Baswedan dikabarkan ingin agar proses pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI dilakukan setelah pemilihan presiden (pilpres) 2019 berlangsung."

"Bahkan, dari informasi yang masuk ke redaksi media tersebut, orang nomor satu di Jakarta ini diisukan sudah berkirim surat ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) perihal pemilihan Wagub DKI dihentikan sampai proses pilpres selesai. Kebenaran mengenai pengiriman surat itu sendiri belum dapat dikonfirmasi langsung.”



close