Monday, December 24, 2018

Soal Instruksi Natal PSI, PKB Khawatir Kurangi Simpati ke Jokowi

Wasekjen PKB, Daniel Johan

Jurnalpolitik.id - Intruksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada kadernya yang Muslim untuk mengucapkan selamat Natal mulai menimbulkan kontroversi.

Partai pendukung Jokowi-Ma’ruf, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) misalnya yang khwatir intruksi tersebut akan mengurangi simpati masyarakat kepada capres cawapres yang diusungnya.“Belum paham, tapi khawatir mengurangi simpatik. Hal-hal yang kultur tidak perlu dipaksa dengan instruksi,” kata Wasekjen PKB, Daniel Johan, seperti dilansir Detik, Selasa (14/12/2018).

Baca JugaGeram Jokowi Disebut PKI, Ma'ruf Amin: PKI Mata Lu

Daniel mengatakan, sikap tersebut merupakan urusan internal PSI. Daniel juga membandingkan sikap PSI dengan PKB tentang mengucapkan selamat hari besar kepada pemeluk agama tertentu.

“Kalau PKB tidak perlu instruksi-instruksi yang seperti itu. Di PKB sudah biasa kok saling mengucapkan selamat dan silaturahmi, sudah menjadi kultur yang biasa, jadi saya malah merasa aneh mendegar instruksi seperti itu, seperti menjadi hal yang berat dan baru,” ucapnya.

Sebelumnya, PSI menginstruksikan semua kadernya mengucapkan selamat Natal kepada umat nasrani. Semua kader, termasuk yang muslim diminta melaksanakan instruksi ini.

Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni mengatakan, menurut pengetahuannya, mengucapakan selamat Natal menjadi urusan dari interaksi sosial. Dia pun mengatakan mengucapkan selamat Natal tak berkaitan dengan ibadah.

Baca JugaPSI Instruksikan Kader Muslim Ucapkan Selamat Natal

"Saya instruksikan kepada seluruh anggota, kader, pengurus dan Caleg PSI yang beragama muslim agar mengucapkan selamat Natal dan bersilaturahim kepada kawan-kawan beragama Kristen dari partai manapun dan dari pendukung capres siapapun." kata Raja Juli Antoni, Senin, 24 Desember 2018.

Raja Juli juga menginstruksikan agar Natal dijadikan momentum mempererat ikatan kebangsaan yang nampaknya mulai tercabik-cabik.

Jadikan Natal sebagai momentum mempererat ikatan solidaritas kebangsaan kita yang nampaknya mulai tercabik-cabik," tambahnya.
close