Friday, December 28, 2018

SBY Apresiasi Pernyataan Said Didu soal Divestasi Saham Freeport

Presiden ke 6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. (Andry Novelino)
Jurnalpolitik.id - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengapresiasi serentetan cuitan Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu yang buka-bukaan soal pembelian 51 % saham PT Freeport (PTFI) oleh Indonesia melalui PT Inalum (Persero).

Pernyataan itu disampaikan SBY melalui akun pribadinya di Twitter @SBYudhoyono, Jumat (28/12).

"Saya baru membaca kultwit Pak Said Didu ttg isu divestasi saham Freeport. Penjelasan yg sangat informatif, utuh, mendidik, "fair & balanced," cuit SBY.

Baca Juga Said Didu Buka Suara: Bahaya Bagi Inalum Akuisisi Freeport!

Mantan Presiden Indonesia itu menilai, Said Didu memahami kompleksitas permasalahan dan dilema yang dihadapi setiap pemerintahan dalam menetapkan pilihan dan kebijakan terkait Freeport.

"Pak Said Didu secara implisit juga mengatakan setiap pemerintah ingin tetapkan pilihan yg tepat & berbuat yg terbaik bagi bangsa & negaranya," ujarnya.

Bahkan SBY menilai Said tidak mau dan tidak gegabah menyalahkan kebijakan pemerintah manapun, termasuk pemerintahan Soeharto, SBY maupun Joko Widodo (Jokowi).

"Saya menaruh rasa hormat. Bapak Said Didu telah ambil risiko dgn "telling the truth". Saya tahu iktikad Bapak baik. Tuhan, Allah SWT mencatatNya," kata SBY.

Di cuitan terakhirnya SBY mengatakan Said Didu sudah membeberkan fakta secara benar.

"Pak Said Didu juga telah berikan pelajaran berharga: "Tidak selalu MEMBENARKAN YG KUAT, tetapi berani PERKUAT KEBENARAN"," tambahnya.


Sebagai indormasi, ,PT Bukit Asam Tbk pada Jumat merombak jajaran dewan komisaris mereka pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Dalam RUPSLB tersebut, perseroan memberhentikan dengan hormat Said Didu sebagai komisaris.

Sebelumnya, Said Didu membenarkan pemecatannya dari posisi Komisaris di PTBA. Pemecatan tersebut terjadi sekitar lima menit sebelum Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Said Didu pernah menjabat sebagai Sekretaris Menteri ESDM tahun 2014-2016, dan juga pernah tercatat sebagai Perekayasa di BPPT, Sekretaris Kementerian BUMN (2005-2010). Dia juga merupakan Katua Umum PII (2009-2012), Ketua Umum Alumni IPB (2008-2013), Ketua ICMI (2003-2005), serta pernah tercatat sebagai anggota DPR/MPR (1997-1999).

Berkembang dugaan pemberhentian Said Didu dari perusahaan plat merah ini dengan sikap kritisnya pada berbagai hal, termasuk divestasi PT Freeport Indonesia.
close