Wednesday, December 19, 2018

Idap Maag Kronis, Habib Bahar Ajukan Penangguhan Penahanan

Habib Bahar bin Ali bin Smith (Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Jurnalpolitik.id - Tersangka kasus penganiayaan anak di bawah umur, Habib Bahar bin Smith, telah resmi ditahan di Mapolda Jawa Barat. Bahar ditahan sejak pemeriksaan pertama di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar pada Selasa, 18 Desember 2018. Proses penahanan ini diminta ditangghuhkan oleh kuasa hukum Bahar. Alasannya, kliennya mengalami maag kronis.

Kuasa hukum Bahar, Azis Yanuar mengatakan, surat permohonan penangguhan penahanan itu sudah disampaikan karena Bahar kooperatif dan tidak melarikan diri. Hal lain yang jadi alasan adalah masalah kesehatan.

"Alasannya dia (Bahar bin Smith) juga sakit maag kronis," kata Azis, Rabu, 19 Desember 2018.

Baca Juga: Fadli Zon: Penahanan Habib Bahar Bukti Kriminalisasi Ulama dan Diskriminasi Hukum

Sampai saat ini, penyidik Ditreskrimum Polda Jabar masih melakukan penyidikan terhadap Bahar. Dia dijerat empat pasal sekaligus, yakni Pasal 170, 351, 333 KUHP dan Pasal 80 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun.

Sementara itu Azis mengatakan bahwa Bahar melakukan penganiayaan karena korban telah mencatut nama kliennya untuk meraup keuntungan. Keterangan Bahar tersebut telah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

"Keduanya mencatut nama Habib untuk mendapatkan uang dan digunakan sendiri uangnya," katanya.

Selain nama Bahar, korban juga dituding mencatut nama pesantrennya untuk mencari keuntungan. Karena itulah Bahar murka. Kepada penyidik, Bahar mengaku mengenal salah satu korban penganiayaan yakni CAJ. Menurut Bahar, kata Azis, korban sudah berkeluarga dan mempunyai satu orang anak.

"Yang CAJ Habib kenal. Dia sudah punya istri dan anak satu. Satu orang lainnya Habib tidak kenal. Habib tidak tahu umur mereka," tutur Azis.

Selain Bahar, polisi juga lebih dulu menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan ini, yakni Agil Yahya alias Habib Agil, M Abd Basit Iskandar, Habib Hamdi, Habib Husen Alatas, dan Sogih. Agil Yahya dan Basit Iskandar telah ditahan di Mapolres Bogor, Jawa Barat. Sementara tiga tersangka lainnya belum dilakukan penahanan.

Baca Juga: Habib Bahar Diduga Berniat Kabur dan Ganti Nama Jadi Rizal

Pihak kepolisian menegaskan tetap menjaga profesionalisme dalam menangani kasus ini. Polisi telah mengantongi dua alat bukti yang cukup untuk menjerat Bahar.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa polisi melakukan penyidikan berdasarkan SOP dan KUHAP.

"Iya tentu, kalau KUHAP mengacu pada (Pasal) 184 KUHAP, jadi alat bukti sudah termasuk menjadi aturan," kata dia.

Disinggung mengenai motif dua remaja yang mengaku sebagai Habib Bahar bin Smith, Truno tidak menjawab detil.

"Polri fokus pada penyidikan yang dilaporkan korban," pungkasnya.
close