Friday, December 21, 2018

Fadli Zon: Pemerintah Bangun Insfraktuktur Itu Kewajiban, Bukan Prestasi

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon (Nabilla Tashandra)

Jurnalpolitik.id - Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon menyindir pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal jembatan dan insfraktuktur.

Hal tersebut disampaikan Fadli melalui akun Twitternya @fadlizon yang ia tulis Jumat, 21 Desember 2018.

Dia menyebut bahwa pembangunan insfraktuktur seperti jalan dan jembatan adalah sebuah kewajiban. Ia bahkan menilai hal tersebut bukanlah prestasi.

"Selamat Pagi. Pemerintah membangun infrastruktur seperti jalan dan jembatan dan lain-lain, itu mah kewajiban, bukan prestasi," tulis Fadli.


Fadli pun menegaskan, pembangunan tersebut tidak bisa dibanggakan. Apalagi, proyek-proyek tersebut dibangun dengan pembiayaan utang. Fadli juga menyebut pembangunan jalan tol adalah bisnis bukan pelayanan.

"Kalau membangun dari utang, itu mewariskan masalah generasi mendatang. Kalau membangun tol berbayar itu namanya bisnis bukan pelayanan," tegas Politisi Gerindra tersebut.


 

Diketahui, Kamis (20/12/18), Jokowi meresmikan 7 Ruas Tol Trans Jawa di Jembatan Pelengkung Kalikuto, perbatasan Kabupaten Kendal dan Batang.

Sebelumnya, Presiden Jokowi beserta rombongan menjajal tol dari Surabaya hingga Semarang dengan naik Bus Damri pada Kamis (20/12) pagi.

Baca Juga: Jalan Tol JKT-SBY Sepanjang 741 Km Akhirnya Tersambung
Ketujuh ruas jalan toll tersebut meliputi Pemalang - Batang khususnya segmen Simpang Susun Pemalang-Pasekaran sepanjang 39,2 kilometer, Batang-Semarang khususnya segmen Pasekaran Simpang Susun Krapyak sepanjang 75 km, dan Semarang-Solo yakni segmen Salatiga-Kartasura sepanjang 31 km.

Berikutnya ruas tol Ngawi-Kertosono dengan segmen Wilangan-Kertosono sepanjang 37,9 km dan Gempol-Pasuruan untuk sekai Pasuruan-Grati sepanjang 13,65 km.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan setelah meresmikan ruas Wilangan Kertosono, Kertosono Bandar, Relokasi Porong Gempol, Pasuruan Grati sepanjang 59 kilometer, siang hari ini di provinsi Jawa Tengah, kita resmikan 3 ruas yakni Pemalang Batang, Batang Semarang, Salatiga Kartasura sepanjang 142 kilometer.

Dengan demikian menurut Jokowi, sejak Kamis (20/12/2018) Jakarta - Surabaya atau sebaliknya telah bisa dilewati.

"Apa yang bisa diharapkan dari jalan tol ini yang pertama, kita ingin memberikan pilihan jalur transportasi pada masyarakat tol dan jalan nasional. Kita ingin dengan dibangunnya jalan ini, mobilitas barang mobilitas logistik dan mobilitas oranga bisa lebih cepat lebih mudah dan lebih murah," jelas Jokowi.

Menurut orang nomor satu di Indonesia tersebut, setelah terbangunnya tol tersebut, bisa mengintegrasikan kawasan - kawasan industri, kawasan - kawasan ekonomi khusus, kawasan - kawasan wisata.

"Kita akan terus mendorong agar investasi - investasi bisa masuk ke kawasan - kawasan industri baik yang baru maupun pengembangan yang lama dan kita harapkan dengan investasi ini lapangan kerja akan terbuka sebanyak banyaknya," ucapnya.

Selain itu, terkait dengan kawasan wisata, Presiden ingin kawasan wisata yang dilalui jalan tol Trans Jawa tersebut bisa dikembangkan lebih baik lagi sehingga wisatawan yang datang juga lebih banyak dan diharapkan bisa memberikan pertumbuhan ekonomi baik pada daerah - daerah yang dilalui.

Tol yang diresmikan Presiden Jokowi Kamis bisa dicoba masyarakat secara gratis.

Sementara Menteri PUPR Basuki Hadimulyono dalam sabutan sebelumnya melaporkan sesuai rencana tol untuk trans Jawa tidak hanya dari Jakarta hingga Surabaya namun dari Merak hingga Banyuwangi sepanjang 1.150 km.

Baca Juga: Temukan Tempe Sebesar Batu Bata, Sandiaga: Harus Dibeli!

Dari sepanjang itu, 933 km ( Merak - Grati Pasuruan ) telah tersambung semuanya pada 20 Desember 2018.

Usai peresmian, masing-masing tol itu akan dicek kembali kesiapannya oleh pihak terkait dan segera dioperasikan pada hari ini juga.

Menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sesudah peresmian itu maka Tol Trans-Jawa dari Merak sampai Surabaya akan tersambung dengan panjang 870 kilometer.

Dari angka tersebut, sepanjang 640 kilometer sudah beroperasi, sedangkan sisanya lebih dari 200 kilometer siap dioperasikan.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak empat ruas tol yang akan diresmikan itu adalah milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk Marga, yaitu Tol Batang-Semarang sepanjang 75 kilometer, dan Tol Semarang-Solo Seksi 4-5 Salatiga-Kartasura sepanjang 32 kilometer.

Kemudian, Tol Ngawi-Kertosono Seksi IV Wilangan-Kertosono sepanjang 37 kilometer, dan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 3 Pasuruan Grati sepanjang 13,6 kilometer.

Setelah peresmian ini diharapkan jalan tol tersebut, masyarakat bisa memanfaatkannya pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2019.

Pasca diresmikan dan dibuka Presiden Jokowi pada siang hingga sorenya, malamnya tol tersebut langsung bisa digunakan.

Soal tarif, jalan tol tersebut akan dibuka secara gratis untuk sementara hingga nantinya surat keputusan diterbitkan oleh Kementerian PUPR.

Dalam peresmian 7 ruas Jalan Tol Trans Jawa tersebut, Presdien Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri PUPUR Basuki Hadi Mulyono, Wakil Ketua DPR RI Agus, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si.
close