Wednesday, December 12, 2018

Biaya Fantastis Perawatan Mobil Para Pejabat


Sudah sangat tidak mengherankan jika ada seorang pejabat pemerintahan yang menaiki kendaraan ber-plat merah. Misalnya saja yang paling sering adalah mobil. Mobil yang diberikan kepada para pejabat ini khusus digunakan untuk aktivitas kerja, atau disebut juga sebagai mobil dinas. Tentunya ini diberikan agar perjalanan pejabat menuju kantor tidak terhambat, lebih mudah dan nyaman. Selain mobil dinas, Anda juga pastinya tahu seberapa banyak mobil mewah yang dikoleksi di dalam garasi rumah mereka, bukan? Tidak perlu dihitung berapa jumlahnya pun pasti mengerti. Dengan gaji seorang pejabat yang besar, sudah barang tentu harga mobil yang dimiliki pun sangat fantastis tinggi. Memiliki mobil mewah bagi sebagian besar para pejabat adalah bentuk eksistensi diri mereka meskipun hanya diparkir dalam garasi saja. Lalu, pernahkah Anda menghitung seberapa besar total biaya yang harus dikeluarkan untuk tips perawatan mobil para pejabat tersebut? Hal ini merupakan sesuatu yang sangat sering digegerkan oleh masyarakat lho. Biayanya bisa sampai miliaran! Meskipun begitu, biaya tersebut sudah hal yang wajar bagi para pejabat yang memang memiliki dana yang besar.

Selain mobil mewah yang sifatnya pribadi, para pejabat tentunya juga akan diberikan mobil dinas oleh pemerintah. Biaya perawatannya pun tidak bisa dibilang kecil. Perawatannya mahal. Lalu, siapa yang memiliki tanggung jawab untuk mengeluarkan biaya perawatan tersebut, pejabat itu sendiri atau pemerintah? Mau tidak mau, pejabat sendiri itulah yang sebaiknya harus mengeluarkan dan menanggung biaya perawatannya. Sebab jika biaya perawatan kendaraan tersebut dibebankan kepada pemerintah, maka tentu saja ini akan memberatkan APBD Negara. Bagi sebagian masyarakat yang kritis tentunya tidak mau jika pajak negara yang telah dibayarkan digunakan hanya untuk memanjakan pejabatnya saja. Apalagi bagi pejabat yang terbukti melakukan korupsi, masyarakat tentunya sangat tidak rela. Hal ini juga mengingat bahwa mobil dinas tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi pula. Maka sudah sepantasnya jika perawatan mobil dinas tidak menggunakan dana pemerintah karena menyalahi aturan operasional.

Perawatan Mobil Pribadi dan Dinas Para Pejabat
Berbagai pendapat terkait siapa yang menanggung biaya perawatan mobil dinas pejabat sangat beragam. Aturan tersebut diaplikasikan sesuai dengan aturan yang berlaku di daerah dinas. Bisa jadi, aturannya memiliki beberapa perbedaan yangmana bahkan ada yang menggunakan dana pribadi untuk perawatannya. Lalu, sebenarnya perawatan apa saja yang bisa mengeluarkan banyak biaya untuk mobil dinas? Perawatan mobil dinas para pejabat sama seperti pada umumnya. Namun yang paling menonjol adalah bahan bakar. Tanpa bahan bakar, bagaimana mobil bisa beroperasi? Mobil dinas para pejabat yang digunakan memang untuk perjalanan dinas tentunya biaya perawatan akan ditanggung oleh pemerintah. Namun, jika ada yang menyalahi aturan tersebut maka akan ada kasus lain. Itu tergantung bagaimana aturan daerah yang berlaku. Mobil dinas bisa saja dicabut atau mungkin saja beban perawatan dilimpahkan sepenuhnya kepada pribadi sendiri.

Dengan biaya perawatan yang bisa mencapai miliaran rupiah, maka hal yang pasti adalah pejabat harus menggunakan fasilitas tersebut sesuai dengan aturan. Mereka tidak boleh menyalahgunakan fasilitas tersebut dengan cara menjadikan mobil dinas sebagai mobil perjalanan pribadi. Monopoli pun sangat dilarang. Misalnya saja menjadikan kendaraan sebagai kendaraan dinas karena kendaraan dinas tidak layak pakai. Sesuai dengan PMK Nomor 65/PMK.02/2015 tentang Standar Biaya Masukan TA 2016, para pejabat dengan jelas tidak bisa menjadikan kendaran pribadi sebagai kendaraan dinas.
close