Saturday, April 21, 2018

Fahri Sebut Ada Upaya Jegal Anis Matta di Balik Surat Larangan Hadiri Deklarasi

Jurnalpolitik.id - PKS Jawa Barat dikabarkan melarang kader mereka datang ke acara deklarasi Anis Matta sebagai calon presiden. Deklarasi tersebut digelar di Teater Terbuka Taman Budaya Dago, Bandung, Sabtu (21/4/2018) malam.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, yang merupakan loyalis Anis Matta, menyebut larangan itu sebagai bentuk dendam.

"Sejak dia sukses mempertahankan eksistensi partai 2014 dengan memimpin PKS keluar krisis setelah kasus LHI, banyak yang dendam sebab niatnya adalah ingin PKS hilang," kata Fahri, Sabtu (21/4/2018).

Fahri menyebut ada kelompok di PKS yang sedang bergerak untuk menjegal Anis Matta. Kelompok itu juga disebut Fahri ingin mengubur PKS.

"Kelompok itu bergerak lagi dengan niat sama, menguburkan PKS sampai hilang dari bumi pertiwi," ujar Fahri.

Baca juga: Dukung Anis Matta Capres, Fahri Hamzah: Dia Cerdas, Visioner dan Imajinatif

Deklarasi Anis Matta sebagai capres 2019 disiapkan disiapkan oleh relawan Anis Matta Presiden Muda (AMPM).

Namun beredar surat dari PKS Jabar bernomor 012/D/EDR/AJ-PKS/1439 yang isinya melarang kader PKS Jabar mengikuti acara tersebut.

"Kami mengimbau agar struktur dan kader tidak berpartisipasi atau menghadiri acara deklarasi bacapres internal mana pun dan agar memfokuskan segala daya upaya dalam pemenangan pilgub dan pilkada di daerah masing-masing," demikian penggalan isi surat itu.

[caption id="attachment_16282" align="aligncenter" width="638"]Surat edaran berisi larangan PKS Jabar ikut deklarasi Anis Matta Surat edaran berisi larangan PKS Jabar ikut deklarasi Anis Matta[/caption]

Dimintai konfirmasi terkait surat larangan tersebut, Presiden PKS Sohibul Iman, mengaku tak tahu menahu. Menurutnya, tak ada tembusan ke DPP PKS dalam surat tersebut. Sohibul hanya berpesan agar setiap acara PKS sesuai dengan aturan.

"Ya silakan aja. Kalau ada relawan kan bagus, selama itu memenuhi koridor aturan yang ada di PKS," kata Sohibul di DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jaksel, Sabtu (21/4).

Baca juga: Sohibul: Kami Siap Koalisi dengan Prabowo Asal Cawapres dari PKS
close