Saturday, April 21, 2018

Amien Rais: Mas Jokowi Ini Sipil, Tapi Pikirannya Otoriter

Jurnalpolitik.id - Kritikan demi kritikan tak pernah berhenti Amien Rais lontarkan ke pemerintahan saat ini, terutama ke pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Setelah menyebut 'pengibulan' mengenai program bagi-bagi sertifikat, Amien Rais mendikotomi parta-partai di Indonesia dengan dua kubu, 'partai setan' dan 'partai Allah'.

Kali ini, Amien Rais menyebut Jokowi sebagai sosok pemimpin sipil berwatak otoriter.

Menurut Amien, meski latar belakang bukan militer, sosok Jokowi telah menerapkan kebijakan otoriter melampaui pemerintahan militer.

"Indikasi itu terlihat dari wacana calon tunggal presiden pada Pilpres 2019," ujar Amien Rais di Jakarta, Jumat (20/4/2018).

"Mas Jokowi ini sipil, tapi pikirannya otoriter," kata politikus senior PAN itu.

"Pak Prabowo adalah sosok militer yang baik. Sementara, Presiden Joko Widodo adalah tokoh sipil berwatak otoriter," kata Ketua Majelis Kehormatan PAN ini.

Indikasi Jokowi otoriter Amien Rais nilai dari wacana calon tunggal pada pemilihan presiden 2019 mendatang.

"Ini bahaya, terjadi destruksi terhadap demokrasi," ucapnya.

Menurut Amien Rais, kalau sampai betul-betul terjadi, Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun.

"Oposisi dibungkam, diberangus, itu berat. Sosok sipil justru lebih otoriter dari tokoh militer," kata mantan Ketua MPR RI ini.

Lebih lanjut, Amien Rais mengatakan, tokoh militer belum tentu berwatak otoriter. Ada juga yang justru demokratis.

"Misalnya Presiden Prancis Charles de Gaulle, Presiden AS Dwight Eisenhower," katanya.

Baca juga: Yusril: Bisa Terjadi ‘Chaos’ Kalau Hanya Ada Satu Calon di Pilpres 2019

Sementara Prabowo Subianto, menurut Amien, bukan sosok otoriter apalagi anti-demokrasi.

"Dia itu fair. Kalah, ya sudah. Jabat tangan," katanya.

Amien masih menghitung kecukupan syarat dukungan bagi Prabowo untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilu 2019.

"To be very honest, saya lihat petanya, kasih masukan. Siapa tahu nanti, chemistry capres bisa merebut hati rakyat," ujarnya.

Amien pun yakin, Prabowo tak akan memberikan tiket capres ke orang lain. Sementara untuk posisi cawapres, Amien mengaku sudah berdiskusi langsung dengan Prabowo tentang sejumlah nama potensial.

Nam-nama yang dibicarakan di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Nama bakal capres dan cawapres yang diusung PAN akan dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakrenas) pada pertengahan Mei 2018 mendatang.

Baca juga: Amien Rais: PAN Tidak Mungkin Mendukung Pak Jokowi
close